Kiai Nasakom
Penulis : Anas Shafwan Khalid
Editor : Hilmy Firdausy
Tata Letak : Ulin Nuha
Desain Cover : Azkirof & Hari Putra Z
Halaman :14 x 21 cm; xiv + 286 halaman
ISBN : 978-623-95743-4-5
Totalitas perjuangan Kiai Wahab itulah yang membentuk karakter NU.
Tapi menulis sejarah pemikiran Kiai Wahab tampaknya tidak mudah. Tidak banyak, atau bahkan hampir tidak ada, dokumen yang bisa diacu kecuali fragmen-fragmen pemikiran beliau dalam pidato-pidato maupun obrolan yang sempat direkam. Salah satu dokumen penting yang kiranya penting diacu guna mentiris gagasan Kiai Wahab, lebih-lebih nalar fikih siyasah yang selama menjadi karakternya, adalah pidato-pidato Kiai Wahab dalam Sidang Konstituante 1956-1959.
Buku ini secara spesifik akan memotret Kiai Wahab dalam Sidang Konstituante, sekaligus juga, secara general akan membicarakan karakter fikih siyasah dalam tubuh NU.
Islam Santuy Ala Gus Baha
Penulis : Harakah.ID
Jumlah Halaman : 188
Cover : Soft Cover
Ukuran : 12,5cm x 18cm
ISBN : 978-623-95743-1-4
Gus Baha adalah ulama yang selalu mengampanyekan kalau beragama itu harus mudah dan bahagia. Orang yang punya Tuhan dan beragama juga harus tetap santai dan rileks, termasuk juga dalam melakukan ritual-ritual peribadatan. Gus Baha menganggap, aneh rasanya orang punya Tuhan tapi hidupnya justru emosian, sering kecewa dan terlalu serius. Dalam lingkaran-lingkaran pengajian Gus Baha, tawa bahagia tidak pernah tidak terdengar dan tergelak dari rona wajah dan mulut jamaahnya.
Agenda Gus Baha untuk menciptakan Mazhab Islam Bahagia dan Mudah adalah garis besar pesan yang hendak disampaikan oleh buku ini. Jadi, membaca buku ini pun juga harus dengan senyum dan perasaan bahagia.
Al Wala' Wal Bara'
Penulis : M. Khoirul Huda
Editor : Hari Putra Z
Tata Letak & Cover : Hari Putra Z
ukuran : 13 x 18 cm; xiv + 110 halaman
ISBN : 978-623-95743-7-6
Buku ini memotret perdebatan doktrin al-wala’ wal-bara’ di dunia Islam kontemporer. Bagaimana konteks kemunculannya, kelompok mana yang mengembangkannya, dan bagaimana respon tokoh-tokoh ulama dunia Islam menanggapainya. Buku ini juga meneropong implikasi doktrin al-wala’ wal-bara’ dalam kehidupan sosial-politik modern, seperti implikasinya terhadap relasi Muslim dan Non-Muslim dan eksistensi negara bangsa. Kontroversialitas doktrin al-wala’ wal-bara’ menunjukkan bahwa doktrin ini bukan sesuatu yang genuin di dunia Islam lama. Ia adalah produk pemikiran dunia Islam modern yang sedang menghadapi persoalan zamannya. Dengan demikian, buku ini mengajak kita untuk menakar seberapa relevan doktrin ini bagi dunia Islam kontemporer, atau justru kontra produktif.
Pasang-Surut Hubungan Arab Saudi dan Ikhwanul Muslimin
Penulis : Taufik Yusuf Njong
Ukuran : 13 cm x 19 cm
Halaman : 170 halaman
ISBN : 978-623-95743-0-7
Buku yang ada di hadapan pembaca ini pada mulanya merupa-kan catatan sang penulis, Taufik Yusuf Njong, di media sosial pribadi. Atas izin dari penulisnya, sebanyak 16 judul catatan telah dimuat di situs Harakah.id. Redaksi Harakah.id memandang, catatan-catatan tersebut penting dibaca oleh publik. Setidaknya, untuk memahami bagaimana konstelasi dan kontestasi yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Aktor-aktor yang terlibat dan kepentingan yang melatarinya. Khususnya Kerajaan Arab Saudi (KAS) dan Ikhwanul Muslimin (IM). Kedua aktor ini memiliki hubungan yang unik. Selama kurang lebih tiga dekade, hubungan kedua aktor politik ini cukup positif di mana keduanya saling mendukung dalam banyak agenda. KAS menjadi patron penting bagi para aktivis IM. Mulai dari memberi suaka bagi para aktivis IM dari Mesir dan Suriah hingga memberi kesempatan berkarir dan mengembangkan lembaga berskala internasional. Karena peran IM, ideologi Islam-Wahabi dan kebudayaan Arab Saudi dapat tersebar ke seluruh dunia Islam. Termasuk Indonesia.
Muhammad:Fragmen-Fragmen Sirah Nabi yang Jarang Dikisahkan
Penulis : M. Khoirul Huda & Hilmy Firdausy
Editor : Hilmy Firdausy
Tata Letak : Hari Putra Z
Desain Cover : @sukutangan
Ukuran : 13 x 18 cm; viii + 207 halaman
Buku ini berisi 20 cerita mengenai sosok, fenomena ataupun hall-hal yang terjadi dalam dunia periwayatan Hadis. Melalui kisah-kisah tersebut, kita tidak hanya akan melihat poros epistemologi dalam ulumul hadis yang bisa kita manfaatkan kelak untuk kerja-kerja rekonstruksi dan reproduksi, tapi kita juga akan menyaksikan bagaimana tekad, etos, dan totalitas yang ditunjukkan oleh para perawi hadis dan agenda besar konservasi hadis-hadis Nabi. Di dalamnya kita juga akan menyaksikan satu unsur dalam dunia periwayatan; bahwa faktor kemanusiaan manusialah yang membentuk tradisi pengkajian hadis hari ini. Manusia dengan beragam karakter dan sifatnya harus diakui juga terejawantah dalam diri seorang perawi hadis. Dan itulah yang membuat studi hadis menyediakan banyak ruang problematika yang beragam dan “unik”. Sisi-sisi kemanusiaan para perawi hadis inilah yang saya titipkan kepada penggunaan istilah “lucu” dalam judul buku ini.
Muhaddis Garis Lucu dan Peristiwa-Peristiwa Unik dalam Periwayatan Hadis
Editor : Hari Putra Z
Tata Letak : Hari Putra Z
Desain Cover : Pustaka Giri
ISBN : 978-623-95743-9-0
Ukuran :13 x 19 cm; xvi + 227 Halaman
Buku ini hanya berisi 20 cerita – hanya karena 20 cerita itu yang bisa saya dokumentasikan – mengenai sosok, fenomena ataupun hal-hal yang terjadi dalam dunia periwayatan. Melalui kisah-kisah tersebut, kita tidak hanya akan melihat poros epistemologi dalam ulumul hadis yang bisa kita manfaatkan kelak untuk kerja-kerja rekonstruksi dan reproduksi, tapi kita juga akan menyaksikan bagaimana tekad, etos, dan totalitas yang ditunjukkan oleh para perawi hadis dan format agenda besar konservasi hadis-hadis Nabi di masa lalu. Di dalamnya kita juga akan menyaksikan satu unsur dalam dunia periwayatan; bahwa faktor kemanusiaan manusialah yang membentuk tradisi pengkajian hadis hari ini. Manusia dengan beragam karakter dan sifatnya harus diakui juga terejawantah dalam diri seorang perawi hadis. Dan itulah yang membuat studi hadis menyediakan banyak ruang problematika yang beragam dan “unik”. Sisi-sisi kemanusiaan para perawi hadis itulah yang saya titipkan pada penggunaan istilah “lucu” dalam judul buku ini.